Foto dari kiri ke kanan : Riza Aulia, Fakinah Edward, Nurazmina, Hanifa Annisa, Lidya Veradilla Hidayat,  Siti Fadhillah, Suci Senjana, yuni Argawati, Maulidar wati, Erfan Ramadhani, Fikri Haikal, dan Rifyal Izzi.

 

Pada hari Minggu, 5 November 2017 telah berlangsung Gathering Diaspora Muda Aceh di Suzuya, Banda Aceh. yang dihadiri oleh Koordinator Diaspora Muda Aceh Fakinah Edward. Beberapa mentor dan fasilitator hadir turut hadir yakni Riza Aulia, Suci Senjana, Lidya Veradilla Hidayat. Selebihnya dihadiri oleh para anggota mentee program mentoring Diaspora Mudah Aceh batch 2.

Agenda pertemuan terkait seputar networking antar anggota Diaspora Muda Aceh, update perkembangan personal masing-masing anggota, dan di lanjutkan dengan evaluasi program, dan pengembangan program selanjutnya Diaspora Muda Aceh. Dua orang anggota Diaspora Muda Aceh, baru saja meraih beasiswa yakni Maulana Putra yang berhasil meraih beasiswa LPDP dengan tujuan Politecnico Di Milano, Italia; da juga Aula Andika Fikhrullah yang berhasil meraih beasiswa USAID Prestasi.

Selain itu dalam pertemuan ini, dilaksanakan dengar pendapat terkait evaluasi program mentoring yang berlangsung. Respon para mentee program Mentoring Diaspora Muda Aceh ini sangat positif dan berharap kedepannya masih akan terus berlangsung. Salah satu mentee, Erfan Ramadhani menyebutkan bahwa program mentoring yang diberikan oleh Diaspora Muda Aceh sudah sangat baik, terlebih lagi dengan diberikannya materi berdasarkan kurikulum yang komprehensif. Mentee lainnya Maulidar Wati  juga menyebutkan, selama mengikuti program Mentoring Diaspora Muda aceh ini, mereka sangat didukung oleh Mentor Diaspora Muda Aceh, terutama dukungan moril, yang mana sangat dibutuhkan dalam proses meraih beasiswa.

Selain itu, di pertemuan ini, koordinator Diaspora Muda Aceh menginiasikan untuk diterbitkannya buku mengenai cara meraih beasiswa untuk studi ke luar negeri, agar kontribusi Diaspora Muda Aceh di bidang pendidikan dapat lebih banyak meraih atensi masyarakat untuk lebih semangat lagi mengejar pendidikan yang berkualitas. Dan juga program lainnya yang diinisiasikan oleh salah satu pendiri Diaspora Muda Aceh sekaligus mentor, yakni agar Diaspora Muda Aceh membuka program live mentoring dengan tatap muka, agar proses Mentoring dapat lebih  baik dan terus menginspirasi para calon peraih beasiswa. Selain itu fasilitator Diaspora Muda Aceh Lidya Veradilla Hidayat juga menambahkan untuk diperketatnya seleksi calon mentee Mentoring Diaspora Muda Aceh untuk kedepannya, dengan ditambahkannya seleksi wawancara. Untuk menjamin kualitas dan visi mentoring Diaspora Muda Aceh.

Pertemuan ini ditutup dengan foto bersama, dan salam silaturahmi.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.